Wednesday, October 6, 2021

MODUL PAI KURIKULUM 2013 KISAH TELADAN LUQMAN KELAS 5 SEMESTER 2 PELAJARAN 10

 SUB JUDUL NASIHAT LUQMAN KEPADA ANAKNYA

KELAS 5

SEMESTER 2

PELAJARAN 10

KOMPETENSI INTI

KI-1

Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

KI-2

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.

KI-3

Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.

KI-4

Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

1. Mengetahui kisah keteladanan Luqmān sebagaimana terdapat dalam al-Qur’an.

2. Menceritakan kisah keteladanan Luqmān sebagaimana terdapat dalam al-Qur’an.









VIDEO 3 PRAKTIK PEMBELAJARAN PPG PAI IAIN PALANGKA RAYA

VIDEO 2 PRAKTIK PEMBELAJARAN PPG PAI IAIN PALANGKA RAYA 2021

VIDEO 1 PRAKTIK PEMBELAJARAN PPG PAI IAIN PALANGKA RAYA 2021

MEDIA PEMBELAJARAN PAI KELAS 6 KETIKA BUMI BERHENTI BERPUTAR

Saturday, October 2, 2021

MODUL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KURIKULUM 2013

Indahnya Nama-Nama Allah Swt

Pelajaran 3

Kelas 6

Semester 1

KI

  1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
  2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
  3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
  4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu: Mengerti makna al-Asma’ul al-Husna: al-Samad, al-Muqtadir, al-Muqaddim, al-Baqi 














Wednesday, September 29, 2021

MODUL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KURIKULUM 2013

Ketika Bumi Berhenti Berputar

Kelas        : 6

Semester  : 1

  1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
  2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
  3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
  4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.




Video ilustrasi kiamat sugra dan kubra








Klik alamat link dibawah ini untuk kembali ke kelas daring online Linktree


https://linktr.ee/mbaidillah

Link youtube ketika bumi berhenti berputar 

https://youtu.be/zOhzppkaHKc

Sunday, April 7, 2019

BROSUR PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU SDN MANTAREN-3 TAHUN PELAJARAN 2018/2019

BROSUR PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU 
SDN MANTAREN-3 TAHUN PELAJARAN 2018/2019





Download brosur dsini

DOWNLOADS

FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU 
SDN MANTAREN-3 TAHUN PELAJARAN 2018/2019


Download brosur dsini


DOWNLOADS

Friday, November 9, 2018

Tidak Ada Kemajuan yang Signifikan Laman Info GTK

Tidak Ada Kemajuan yang Signifikan Laman Info GTK



Sejak lirisnya laman pengecekan status TPG di laman info GTK. Sampai sekarang belum ada kemajuan yang signifikan. Proses pengiriman dapodik yang dkirim oleh sekolah sangat lama prosesnya. Hal membuat kalangan operator resah, lantaran mereka yang dapodiknya ada perbaikan menunggu melewati batas 1 minggu baru ada laporan. Itu pun bisa lebih. Para operator mengharapkan kinerja lebih terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Dari pengalaman yang dialami, akhir-akhir tahun belakangan malah tambah lambat dibanding tahun-tahun yang sudah lewat. Laporan Pengiriman sangat lama, sehingga pihak sekolah juga lambat menidentifikasi jenis kesalahan yang membuat tidak valid. Keterangan yang diterbitkan di laman info GTK pun masih belum jelas tentang letak kesalahan yang membuat data tidak valid. Pengiriman dapodik juga menjadi sorotan, pengisian jumlah jam pembelajaran yang di entri oleh operator, setelah dilakukan pengiriman. ternyata tidak terbaca sama sekali di laman info GTK. 


Jumlah jam kosong, tak ayal kejadian seperti ini membuat kesal para operator. Tidak mungkin operator tidak mengisikan jam pembelajaran sebelum mengirim dapodik, karena jam pembelajaran merupakan syarat mutlak untuk bisa sinkronisasi. Yang jadi persoalan kenapba isa kosong, datanya tidak ada, Tim Dapodik pusat harus memberi solusi agar data yang dikirim jangan kosong. Membuat operator 2 sampai 3 kali melakukan sinkronisasi dan harus mengunggu berminggu-minggu. Bila ingin membuat sebuah terobosan baru, maka harus siap dan perfect.

Tuesday, October 9, 2018

ADA BEBERAPA KESALAHAN PENULISAN PADA BUKU TEKS PELAJARAN KURIKULUM 2013

ADA BEBERAPA KESALAHAN PENULISAN PADA BUKU TEKS PELAJARAN KURIKULUM 2013


Kurniasih (2014) menyatakan dalam penulisan buku teks pelajaran diperlukan beberapa ketentuan agar buku yang disusun memberikan informasi yang utuh, adapun ketentuannya sebagai berikut.
Memenuhi ketentuan yang berkaitan dengan bahasa,
a. menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar;
b. menggunakan kalimat yang sesuai dengan pengetahuan dan perkembangan sarana pembaca;
c. menggunakan istilah, kosa kata, indeks, simbol yang mempermudah pemahaman;
d. menggunakan kata-kata terjemahan yang dibakukan.
Contoh salah satu kesalahan penulisan

Selain itu hasil cetakan buku terlihat banyak gambar dan tulisan yang buram. Berikut salah satu contohnya.


Ada tugas dalam buku tersebut tentang mencocokkan pakaian adat dan daerahnya, siswa merasa kesulitan karena tidak jelas terhadap gambar yang ada. Berikut salah satu contohnya.


Ada pula ketidak sesuaian antara buku siswa dengan buku guru, berikut salah satu contohnya.

Semoga bermanfaat.

Wednesday, March 28, 2018

OPERATOR SEKOLAH



Sudah tidak asing jika kita mendengar kalimat operator sekolah. Bila kita mendengar kalimat tersebut terbayang dengan pekerjaan banyak yang melibatkan komputer/laptop sebagai alatnya. Ya, itulah pekerjaan operator. Seiring berjalannya waktu, dan berkembangnya teknologi, sangat banyak pekerjaan dan PR untuk operator. Bila awal tahun ajaran baru dimulai sudah siap pekerjaan yang menanti. Pekerjaan operator yang harus diselesaikan diantaranya:
1. Mengerjakan dapodik
2. Padamu Negeri/Simpatika
3. SIM PKB
4. Pajak Online (DJP Online/Efiiling)
5. PMP
6. PUPNS (sudah lewat)
7. BIO UN
8. Berita Acara Ujian
9. BOS Online
Itulah sebagian pekerjaan yang harus diselesaikan, masih banyak bagian lain yang harus dikerjakan. Bagian paling penting adalah mengerjakan dapodik. Dimana pekerjaan ini sangat penting karena berkenaan dengan pencairan tunjangan sertifikasi bagi guru. Bila data yang diinput operator dalam dapodik valid maka operator dapat sanjungan bak seorang raja. Tapi bila data tida valid maka operator sekolah kena imbasnya, jadi lampiasan kesalahan para guru. Tidak ada penghargaan lebih untuk sebagian operator bila dana sertifikasi cair, kebanyakan acuh tak acuh. Tapi bila sudah tidak valid, ktitikan pedas ditujukan padanya. Kapankah nasib operator akan sejahtera?

DANA BOS TRIWULAN 1 BELUM CAIR



Berbicara tentang Dana BOS tentu sudah barang tentu semua sekolah sudah tahu seperti apa bentuknya. Dana BOS merupakan dana dari pemerintah pusat untuk sekolah-sekolah. Dengan dana tersebut dapat membatu sekolah. Akhir-akhir ini dana BOS untuk sekolah sangat lambat didapatkan sekolah. Contohnya saja pada triwulan pertama tahun 2018 ini, sampai tanggal 28 Maret 2018 masih belum ada dana BOS untuk sekolah kami. Keterlambatan ini bukan hanya terjadi kali ini, keterlambatan pun sudah terjadi dari triwulan yang telah lewat. Lambatnya penyaluran dana BOS banyak dikeluhkan semua pihak, pasalnya banyak sekolah yang harus mencari pinjaman dulu ke pihak lain untuk menutupi kebutuhan sekolah. Pada masa pemerintahan yang dulu dana BOS paling lambat bulan kedua pertriwulan sudah dapat dicairkan, pada pemerintahan sekarang sudah hampir habis bulan ketiga pertriwulan belum ada pencairan dana tersebut. Persoalan seperti ini hendaknya cepat ditanggapi oleh pemerintah. 

Tuesday, August 1, 2017

2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus\2.1 b. Mata_pelajaran_PJOK_Mtk\2.1.b Matematika

2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus\2.1 b. Mata_pelajaran_PJOK_Mtk\2.1.b Matematika

2.1 b  Handout Analisis KI,KD dan Materi


MODUL 2.1 b. Matematika

I.      KONSEP                 : 2.1 a. Analisis Kompetensi, Materi, Pembelajaran, dan Penilaian Pembelajaran
Alokasi Waktu        : 2 Jam Pelajaran (120 menit)

II.    DESKRIPSI              :
Standar Kompetensi Lulusan
Standar Kompetensi Lulusan merupakan salah satu dari delapan Standar Nasional Pendidikan sebagaimana yang ditetapkan dalam Pasal 35 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan, yang akan menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional.


Berdasarkan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah, lulusan SD/MI/SDLB/Paket A adalah manusia yang memiliki sikap, pengetahuan, dan keterampilan berikut ini:


2.1 b  PPT_Analisis KI,KD, dan Materi Matematika








2.1 b._LK_Analisis KI,KD dan Materi Matematika


MATERI                                             : LK ANALISIS KI,KD DAN 
                                                               PEMBELAJARAN MATEMATIKA
NAMA PESERTA                             :
ASAL INSTANSI/SEKOLAH         :
PROVINSI                                         : KALIMANTAN TENGAH
NO. URUT                                          :


LembarKerja2.1.b_Matematika_01

 
 



Analisis Kesesuaian Silabus dengan Kompetensi Dasar

Kegiatan:
1. Baca dan pelajarilah dokumen silabus mat aPelajaran Matematika Kelas IV SD/MI!
2. Bukalah dan bacalah lampiran Permendikbud No. 24 tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar matapelajaran Matematika!
3.  Tulislah Kompetensi Dasar dan Kegiatan Pembelajaran yang ada pada silabus pada format yang disediakan!
4.   Analisislah kesesuaian antara Kegiatan Pembelajaran yang ada pada silabus dengan Kompetensi Dasar!
5.   Presentasikanlah hasil analisismu!

FORMAT ANALISIS KESESUAIAN SILABUS DENGAN KOMPETENSI DASAR
Bab                                    :  6
Subbab                             : -
kelas                                 :  I ( SATU )



Model Silabus  Matpel Matematika_SD_


Friday, July 28, 2017

2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/ Model Silabus Tematik_SD_

2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/ Model Silabus  Tematik_SD_



2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1.a Silabus Bimtek SKL, KI. KD Tematik


2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1.a Silabus 

Bimtek  SKL, KI. KD Tematik




2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1.a PPT Keterkaitan SKL Ki KD dan Pedoman Perancangan Pembelajaran Tematik

2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1.a PPT Keterkaitan SKL Ki KD dan Pedoman Perancangan Pembelajaran Tematik




2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1..a PPT Perumusan Indikator

2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1..a PPT Perumusan Indikator


2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1. a. Handout Perumusan Indikator Edisi Revisi 13 Maret 2017

2.1. a. Handout Perumusan Indikator Edisi Revisi 13 Maret 2017

Handout : Perumusan  Indikator

Pengertian
Indikator adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar (KD) tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran, (Mulyasa, 2007:139).

Fungsi

Fungsi indikator antara lain sebagai pedoman dalam:
1.        Mengembangkan materi pembelajaran atau bahan ajar.
2.        Mendesain kegiatan pembelajaran.
3.        Merancang dan melaksanakan penilaian hasil belajar.

Ketentuan Merumuskan Indikator

1.        Indikator dirumuskan dari KD.
2.        Menggunakan kata kerja operasional (KKO) yang dapat diukur.
3.        Dirumuskan dalam kalimat yang simpel, jelas dan mudah dipahami.
4.        Tidak menggunakan kata yang bermakna ganda.
5.        Hanya mengandung satu tindakan.
6.        Memperhatikan karakteristik mata pelajaran, potensi dan kebutuhan peserta didik, sekolah, masyarakat dan lingkungan/daerah.

Langkah-langkah Merumuskan Indikator


A. Menganalisis tingkat kompetensi yang digunakan pada KD


1.        Memahami Kata Kerja Operasional dalam Taxonomi Bloom


2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1 a Handout Keterkaitan SKL, KI KD dan Pedoman Perancangan Pembelajaran Tematik

2.1a_Analisis SKL-KI-KD-IPK-Silabus/2.1 a. Tematik/2.1 a Handout Keterkaitan SKL, KI KD dan Pedoman Perancangan Pembelajaran Tematik


KETERKAITAN SKL,KI-KD DAN PEDOMAN PEMBELAJARAN TEMATIK


I.      KONSEP                 : Keterkaitan  SKL, KI-KD, Silabus, dan PedomanTematik
Alokasi Waktu        : 2 Jam Pelajaran (90 menit)

II.    DESKRIPSI              :
A.     Standar Kompetensi Lulusan
Standar Kompetensi Lulusan merupakan salah satu dari delapan Standar Nasional Pendidikan sebagaimana yang ditetapkan dalam Pasal 35 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan, yang akan menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Berdasarkan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan, Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan

Setiap lulusan satuan pendidikan dasar dan menengah memiliki kompetensi pada tiga dimensi yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan.


Lulusan SD/MI/SDLB/Paket A; SMP/MTs/SMPLB/Paket B; dan SMA/MA/ SMALB/Paket C memiliki kompetensi pada dimensi sikap sebagai berikut.